Titik Rahasia Kesehatan Tubuh Manusia

25 September 2009 at 04:36 (IPTEK, Kesehatan, Obat) (, )

1-rahasia-kesehatan2.jpg

1-rahasia-kesehatan3.jpg

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Detik-detik Sakaratul Maut Rasulullah SAW

30 Agustus 2009 at 05:45 (Cerita, Islam)

Inilah bukti cinta yang sebenar-benarnya tentang cinta, yang telah dicontohkan Allah SWT melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit mulai menguning di ufuk timur, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya.
Rasulullah dengan suara lemah memberikan kutbah terakhirnya, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, al-Qur’an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasul yang tenang menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. “Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” keluh hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Di saat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.

“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk.

“Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah.

“Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.

Fatimah menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut telah datang menghampiri. Rasulullah pun menanyakan kenapa Jibril tidak menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.

Tapi, semua penjelasan Jibril itu tidak membuat Rasul lega, matanya masih penuh kecemasan dan tanda tanya.

“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril lagi.

“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak, sepeninggalanku?”

“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril meyakinkan.

Detik-detik kian dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan-lahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

“Jibril, betapa sakitnya, sakaratul maut ini.” Perlahan terdengar desisan suara Rasulullah mengaduh.

Fatimah hanya mampu memejamkan matanya. Sementara Ali yang duduk di sampingnya hanya menundukan kepalanya semakin dalam. Jibril pun memalingkan muka.

“Jijikkah engkau melihatku, hingga engkau palingkan wajahmu Jibril?” tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril sambil terus berpaling.

Sedetik kemudian terdengar Rasulullah memekik kerana sakit yang tidak tertahankan lagi.

“Ya Allah, dahsyat sekali maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku,” pinta Rasul pada Allah.

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali pun segera mendekatkan telinganya.

“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

“Ummatii, ummatii, ummatiii?” Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran kemuliaan itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya. Seperti Allah dan Rasul mencintai kita semua.
________________
Source : Search Engine, Islamic Site …

Permalink & Komentar

Primbon Burem

30 Agustus 2009 at 05:42 (Cerita, Humor) (, )

Menurut primbon burem karangan bedhiah yang telah melalui prosedur saduran dan contekan dari beberapa sumber pribadi maupun orang lain, beberapa ciri dari seorang laki-laki adalah:

1. Pintar
Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Perbedaan Antara Bunga Bangkai vs Rafflesia Arnoldi

30 Agustus 2009 at 05:35 (IPTEK) ()

Dulu, aku pun menganggap bahwa Rafflesia arnoldii adalah Bunga Bangkai. Atau Bunga Bangkai adalah Rafflesia arnoldii . Tetapi, suatu hari, seorang siswa SD (siswa Les Privat saya) berpikir kritis, bingung melihat dua bentuk gambar yang berbeda, tetapi dengan nama yang sama “bunga bangkai Rafflesia arnoldii”.

Akhirnya, karena ditanya demikian, awalnya saya pun menjawab, sama, namun siswa ini protes.. “loh Kak, kalo namanya sama, tapi kok gambarnya beda? Aku jadi bingung Kak…”

Setelah aku perhatikan buku pelajaran tersebut, aku pun ikut-ikutan bingung. Maka suatu hari, aku pun mencari tahu, apa sih Bunga Bangkai itu? Apa sih Rafflesia Arnoldi itu? Sama atau beda? (wahhh biologi ku ga kompeten nich? Padahal Kuliah di Farmasi bahan Alam UGM! hmm… dapet tuh plajaran Nama2 Latin Tumbuhan)

Mulailah aku bertanya pada ‘Om Google’, namun umumnya yang kudapat belum memuaskanku, lalu aku pun mencoba bertanya pada ‘Om Wikipedia’, dan langsung ku dapat.

Jadi, Rafflesia arnoldii , dikenal sebagai Patma raksasa (Rafflesia arnoldii) yang merupakan tumbuhanparasit obligat, yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis.
Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci-Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat.

Bunga ini merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram.
Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inangTetrasigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai “tanaman” adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanyaberumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi. (sumber, wikipedia)

Nah sedangkan Bunga Bangkai adalah jenis Amorphophallus titanium . Bunga ini memberi pesona tersendiri karena disamping keindahan juga pertumbuhannya yang tinggi dan besar. Itulah sebabnya disebut juga dengan Suweg Raksasa.

Bunga ini muncul dari dalam tanah berasal dari umbi tumbuhan yang telah hilang pada akhir masa pertumbuhannya. Dalam masa perkembangan, bunga atau kembang sangat tergantung pada umbi yang ada di dalam tanah.

Bunga ini terdiri dari : tangkai bunga, kelopak atau selundang dan bongkol berbentuk tugu ditengah-tengah kelopak bunga.

Perkembangan bunga yang dimulai sejak berbentuk kuncup hingga menjadi kayu diperkirakan kurang lebih 2 bulan. Bunga bangkai yang tumbuh, memiliki siklus dari mulai kuncup hingga mekar jauh leih cepat sekitar 22 hari dan waktu tercepat pada saat kelopak bunga layu hanya sekitar 24 jam.

Banyak orang mengidentikannya dengan bunga bangkai yang satu lagi yaitu Rafflesia arnoldi bunga terbesar di dunia (padma raksasa).

Pada hal keduanya memiliki perbedaan yang sangat prinsipil.

Persamaan yang paling menonjol diantara kedua kembang ini terletak pada bau atau aroma yang disebarkan.

Sedangkan perbedaannya meliputi :

* Dalam hal bentuk, dimana Rafflesia arnoldi berbentuk bundar melebar sedangkan Arorphophallus titanum berbentuk kerucut seperti agung yang masih berbalut;
* Bianga Arorphophallus titanum adalah umbi yang tertanam di dalam tanah. Sedangkan Rafflesia arnoldi merupakan parasit yang tumbuh pada akar-akar liana dan yang menyebarkannya terutama adalah babi hutan yang tidak sengaja melukai akar liana dengan injakan. Pada injakan bekas kuku babi hutan itulah spora rafflesia tersimpan dan menemukan tempat yang cocok untuk tumbuh. (sumber: www. Dephut.go.id/SUMUT)

Nah, jadi, demikianlah, ternyata selama ini aku selalu menganggap rafflesia arnoldii adalah bunga bangkai dan bunga bangkai adalah Rafflesia arnoldii.

Padahal yang sama cuma pada Bau- nya saja untuk menarik perhatian sang Lalat untuk proses penyerbukan pada masing-masing bunga tersebut. Tetapi jenis dan bentuknya adalah berbeda sama sekali.

Semoga para penerbit buku, hati-hati dalam menampilkan gambar serta penulisan nama pada kedua gambar yang berbeda tersebut.

ini yg disebut bunga bangkai (Amorphophallus titanium )

ini yang namanya bunga Rafflesia arnoldi

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Download Adobe Photoshop CS Portable

5 Agustus 2009 at 19:28 (IPTEK, Komputer, Tips dan Trik, download) (, , , )

Permalink & Komentar

Bacalah… Semoga engkau mengerti

5 Agustus 2009 at 07:12 (Cerita, Curhat, Islam, Motivasi) (, , , )

Hey manusia
Secantik apapun kau
Setampan apapun kau
Sejelek apapun kau
Sekaya apapun kau
Semiskin apapun kau

Sumpah Demi Allah Kau Akan Mati!

Kita hidup di dunia takan selamanya
Kita hidup di dunia takan 1000 tahun
Kita hidup di dunia 100 taun pun belum tentu
Orang No. 1 Di dunia aja, hanya sekitar 63 tahun,
Hmmm, jadi kalo aku ke GR an, umurku sekarang 23 tahun,
63 -23 jadi sekitar 40 tahun lagi ya,
emang bener sih, ga penting umur panjang atau pendek, yang lebih penting bermanfaat, kitu sanes?

Semoga umurku bermanfaat, Amin.!

Permalink 1 Komentar

ngecek Kualitas HP

3 Agustus 2009 at 14:35 (IPTEK, Komputer, Tips dan Trik) (, )

Woi, Baraya!! Seperti yang kita tau, belakangan banyak sekali Hp – Hp palsu beredar di pasaran dengan kualitas yang jelek
Nah, Ni ada sdikit tips, bagaimana mengetahui keaslian Hp kamu, singkatnya..
inilah Cara mengetes hp kita asli atau tidak

Berikut ini sedikit tips untuk mengetahui di negara mana sebuah hp dibuat serta kualitasnya (hanya hp GSM bukan CDMA) : Baca entri selengkapnya »

Permalink & Komentar

Next page »